BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE "JURNALIS NUSANTARA SATU"

Hidroponik Produktif, Lapas Perempuan Padang Dorong Ketahanan Pangan dan Keterampilan Warga Binaan

LAPAS PEREMPUAN PADANG |Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Padang terus mengembangkan program pembinaan yang produktif dan berorientasi pada kemandirian warga binaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan panen perdana kangkung hidroponik di area budidaya hidroponik Lapas Perempuan Padang.

Panen perdana ini menjadi momen istimewa sekaligus penanda dimulainya hasil nyata program budidaya hidroponik yang dikembangkan melalui kerja sama antara Lapas Perempuan Kelas IIB Padang dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian tidak hanya berfokus pada pemberian pengetahuan, tetapi juga diarahkan pada praktik keterampilan yang menghasilkan dan memiliki nilai manfaat. Tanaman kangkung yang sebelumnya dirawat melalui tahapan budidaya hidroponik kini berhasil dipanen dalam kondisi siap dimanfaatkan.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, Susi Andriani Pohan, menyampaikan bahwa pengembangan hidroponik merupakan bagian dari upaya Lapas dalam menghadirkan program pembinaan yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin terus mendorong warga binaan agar memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan, sekaligus menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama. Hasil panen ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan program pembinaan kemandirian di Lapas Perempuan Padang,” ujar Susi.

Dalam prosesnya, budidaya hidroponik memberikan pengalaman langsung kepada warga binaan untuk mengenal dan mempraktikkan teknik pertanian modern. Mulai dari perawatan tanaman hingga proses panen, setiap tahapan menjadi bagian dari pembelajaran yang dapat membangun keterampilan serta rasa percaya diri.

Selain mendukung pembinaan, hasil panen kangkung hidroponik perdana ini juga dimanfaatkan secara optimal. Sebagian hasil panen dijual kepada pegawai Lapas Perempuan Padang, sementara sebagian lainnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dapur Lapas.

Pemanfaatan hasil panen tersebut menjadi langkah konkret dalam menghubungkan kegiatan pembinaan dengan kebutuhan sehari-hari di lingkungan pemasyarakatan. Di sisi lain, kegiatan ini turut mendukung semangat ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan dan sumber daya yang tersedia.

Kerja sama dengan BPVP Padang diharapkan dapat terus memberikan dampak positif terhadap pengembangan kompetensi warga binaan. Ke depan, budidaya hidroponik ini diharapkan semakin berkembang, baik dari sisi keterampilan, produktivitas, maupun pemanfaatan hasilnya.

Lapas Perempuan Kelas IIB Padang berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan kemandirian melalui berbagai kegiatan yang relevan dengan kebutuhan dan potensi warga binaan. Dengan dukungan berbagai pihak, program-program tersebut diharapkan mampu menjadi bekal berharga bagi warga binaan untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri dan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.


ANDRI

Posting Komentar

0 Komentar