BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE "JURNALIS NUSANTARA SATU"

Safety Meeting: Insiden Pesawat Jadi Pelajaran, Tekankan Aspek Keselamatan dan Awareness Bagi Penerbang Wing Udara 2 Puspenerbal


TNI AL-Dispen Puspenerbal (24/1/2026)|Staf Khusus Keselamatan Terbang dan Kerja (Suslambangja) Wing Udara 2 Puspenerbal menyelenggarakan Safety Meeting pada Jumat (23/1) yang diikuti oleh perwira penerbang dan perwira teknik dari seluruh jajaran Wing Udara 2 Puspenerbal di Gedung "Crew Room Rajawali" Skuadron Udara 200 Wing Udara 2 Puspenerbal.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen seluruh personel sebagai Agent of Safety yang bertanggung jawab penuh terhadap keamanan operasional di lingkungan penerbangan. Dalam pertemuan ini, ditekankan bahwa setiap kru pesawat memiliki peran sentral dalam menjaga standar keselamatan, karena kelalaian sekecil apa pun dapat berdampak fatal bagi organisasi dan personel itu sendiri.

Fokus utama pembahasan kali ini adalah mengambil pelajaran berharga dari insiden tragis yang dialami pesawat ATR 42-500 milik Indonesian Air Transport. Kecelakaan tersebut mengakibatkan korban sebanyak 11 orang, yang terdiri dari 8 kru termasuk pilot serta 3 orang penumpang. Melalui analisis kasus ini, para peserta diajak untuk lebih mendalami pentingnya situational awareness atau kesadaran situasional, terutama saat menghadapi kondisi cuaca buruk yang tidak terprediksi. Kapten Laut (P/W) Nadia dari Skuadron Udara 200 memberikan paparan mendalam terkait materi tersebut, sementara Lettu Laut (P) Gesit, juga dari Skuadron Udara 200, melengkapi pembahasan dengan materi teknis mengenai Instrument Flight Rules (IFR) sebagai panduan krusial dalam navigasi udara.

Diskusi berlangsung interaktif dengan kehadiran Komandan Skuadron Udara 200, Skuadron Udara 400, dan Skuadron Udara 800 yang turut berbagi pengalaman serta pengetahuan lapangan selama masa dinas mereka. Para komandan skuadron mengingatkan bahwa pengalaman di masa lalu merupakan guru terbaik untuk mencegah terjadinya pengulangan insiden di masa depan. Kolaborasi antara aspek teknis yang dipaparkan oleh pemateri dengan pengalaman praktis dari para senior diharapkan mampu meningkatkan insting keselamatan para penerbang muda dalam mengambil keputusan cepat di udara.

Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal, Letkol Laut (P) Oscar Johanes Novie, memberikan penekanan khusus bahwa keselamatan terbang dan kerja bukanlah sebuah pilihan, melainkan prioritas utama yang harus mendarah daging bagi setiap prajurit. Beliau menyatakan bahwa kedisiplinan dalam mematuhi prosedur operasional standar dan penguasaan instrumen penerbangan adalah kunci utama dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks. Dengan adanya evaluasi berkala melalui Safety Meeting ini, diharapkan seluruh jajaran Wing Udara 2 Puspenerbal selalu dalam kondisi siap siaga dan mampu melaksanakan tugas operasi dengan prinsip zero accident.

Posting Komentar

0 Komentar